Suguhan Siswa Sekolah Mode di 23 Fashion District 2018


  • Suguhan Siswa Sekolah Mode di 23 Fashion District 2018
    Sejumah siswa sekolah mode, di antaranya dari ITB, IKJ, dan IFI unjuk karya rancangannya di 23 Fashion District 2018. (Foto: Dok/IFC)


    Tak hanya diisi oleh peragaan busana dari desainer tamu, dan anggota Indonesia Fashion Chamber (IFC), panggung perhelatan mode 23 Fashion District 2018 juga diisi oleh siswa-siswi dari sejumlah sekolah mode Indonesia. 

    Di antaranya, ada siswa dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Kesenian Jakarta (IKJ), Islamic Fashion Institute (IFI), kriya tekstil dan mode Telkom University, dan D-III Seni Rupa dan Desain Universitas Kristen Maranatha. 



    Masing-masing hadir dengan upaya memproyeksi tren masa mendatang, lewat olahan empat tema turunan dari trendforecasting 2019/2020, seperti exuberant, neo medieval, svarga dan cortex. Ada yang unik dan menarik, ada juga yang janggal dan membuat dahi berkerut. 

    Berikut beberapa koleksi dari rancangan para siswa sekolah mode di panggung 23 Fashion District 2018, tersebut: 

    (Baca juga: 23 Fashion District, Kali Kedua Guncang Bandung)

    Institut Teknologi Bandung (ITB)

    Kriya tekstil ITB mengusung delapan busana yang merupakan karya dari delapan mahasiswanya dengan tema 'Aggrandising Tactile'. Mereka di antaranya Valeria Atiyasanta, Rindrianti Septiana Wahyuningsih, Amatya Talita, Quina Anggia Esmeralda, Arlene Dwiasti Soemardi, Rahmi Nurhafisa, dan Elgana. Selain mengeksplorasi unsur alam, beberapa di antaranya juga tampak mengeksplorasi batik, dan wayang dalam potongan busana berupa dress dan atau gaun yang elegan juga megah. 


    (Koleksi siswa Institut Teknologi Bandung. Foto: Dok/IFC)


    Institut Kesenian Jakarta (IKJ)

    IKJ menampilkan delapan busana hasil karya dua mahasiswa program studi desain produk dan mode, yakni Evlyn Laurencia dan Elina Apriyani. Evlyn mengangkat karya yang ia beri tajuk Brighter Hallway yang disebutkan terinspirasi dari Kampung Pelangi Semarang, yang bergaya sporty dan urban. Sementara, Elina menyughkan karya 'Crowd of Urbanity' yang mengambil inspirasi dari salah satu pasar ikan Muara Angke. Boks-boks ikan warna kuning terlihat menumpuk tak beraturan ia wujudkan dalam bentuk abstrak. 


    (Koleksi siswa Institut Teknologi Bandung. Foto: Dok/IFC)


     Islamic Fashion Institute (IFI)


    Sekolah fashion muslim pertama di Indonesia yang dibentuk dua tahun lalu ini digawangi Irna Mutiara, Nuniek Mawardi dan Deden Siswanto. Jika hadir dan menyaksikan peragaan busana mereka pada gelaran MUFFEST beberapa waktu lalu bisa jadi akan familiar dengan peragaan kali ini. Pada peragaan di 23 Fashion District, siswi sekolah ini kembali mengusung tema De Brevitate Vitae (atau dalam kehidupan yang singkat). Beberapa potongan busana hadir dalam busana muslim modern lewat permainan tumpuk atau layering, kontras warna, dan hiasan yang cukup unik dan mencolok mata. 


    (Koleksi siswa Islamic Fashion Institute. Foto: Dok/IFC)

    Telkom University

    Kali keduanya, program studi kriya tekstil dan mode Telkom University mengikuti gelaran 23 Fashion District. Kali ini, perguruan tinggi tersebut menyuguhkan karya salah satu mahasiswinya Riztia Nilfarisa yang membawa tema Cutpops. Koleksi ini hadir dnegan konstruksi pola yang asimetris dengan motif coretan tangan, dan perahu yang dibuat ala street style Jepang. hion 


    (Koleksi siswa Telkom University. Foto: Dok/IFC)

    Universitas Kristen Maranatha

    Pada gelaran 23 Fashion District 2018, Universitas Kristen Maranatha menyuguhkan delapan busana dari delapan mahasiswanya yang diberi judul 'Voyage of Life'. Ke delapan mahasiswa itu, yakni Lola Nadya Larasati, Irene Jane Simon, Femina Dumiyanti, Angel Octavia Oetomo, Silvia Wijayanti, Jessica Zefanya, Yovita Sabatini Deli dan Maria Deviana. Sesuai temanya, koleksi ini seolah mengungkapkan tentang perjalanan dalam tiga fase kehidupan. Tak hanya dari motif alam, tapi juga kekayasan budaya dunia, dari Indonesia, Peru hingga Afrika. 


    (Koleksi siswa Universitas Kristen Maranatha. Foto: Dok/IFC)

    Peragaan busana karya siswa kriya dan mode dari empat kampus ini hadir bersama di parade fashion dari hari pertama hingga terakhir, yakni 7-9 September 2018 di 23 Paskal Shopping Centre, Bandung. Mereka juga berbagi panggung dengan desainer yang telah lebih dulu berkecimpung di dunia mode, sebut saja di antaranya Deden Siswanto, Sofie, Lenny Agustin, Lisa Fitria, dan Oka Diputra.