Indonesia Raih Tiga Lagi Medali Emas Asian Games 2018


  • Indonesia Raih Tiga Lagi Medali Emas Asian Games 2018
    Usai raihan emas dari Defia Rosmaniar dari cabang taekwondo, Indonesia mendulang emas di hari kedua Asian Games 2018. (Foto: Dok/Amazon.com)


    Usai raihan emas dari atlet taekwondo Defia Rosmaniar, atlet Indonesia kembali meraih medali emas pada pertandingan di hari kedua Asian Games 2018, Senin (20/8). Ketiga medali emas diraih dari cabang olahraga Wushu dan Downhill.

    Indonesia mencatat perolehan sementara, 4 emas dan 1 perak. Siapa saja yang berjaya? 



    1. Lindswell Kwok

    Sebagai peraih medali emas kedua dari cabang olahraga Wushu nomor Taijiquan & Taijijian All-Round, atlet Wushu asal Medan, Lindswell Kwok, sukses mengalahkan atlet Wushu dari Hong Kong, Uen Ying Juanita Mok, yang jadi saingan terberatnya siang ini (20/08). Dengan total perolehan poin 19.50, Juanita Mok kalah tipis dengan total perolehan nilai 19.42. 

    Dengan disaksikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, atlet 26 tahun ini berhasil menyingkirkan 15 atlet lainnya dan jadi yang terbaik se-Asia saat ini setelah pada Asian Games 2014 ia hanya sampai pada perolehan medali perak. Ia pun telah memutuskan untuk pensiun setelah akhirnya mampu membawa pulang gold medal dalam ajang kali ini.





    2. Tiara Andini Prastika

    Sebagai atlet balap sepeda gunung (Downhill) asal Semarang, Tiara Andini Prastika hadir sebagai penyumbang medali emas ketiga bagi Indonesia dengan catatan waktu 2 menit 33,056 detik di Khe Bun Hill, Subang, Jawa Barat. Sebagai pesepeda tercepat yang unggul 9 detik dari atlet asal Thailand, Vipavee Deekaballes pun akhirnya meraih medali perak dengan selisih waktu 9,585 detik disusul oleh atlet Indonesia lainnya yaitu Nining Porwaningsing yang tertinggal 9,608 detik lebih lambat.



    (Dok. olahraga.kompas.com)


    Ukiran prestasi Tiara bahkan sudah diprediksi oleh beberapa pengamat olahraga sejak beberapa bulan yang lalu. Di kelasnya, ia menempati posisi 13 besar dunia. Keahliannya pun tak perlu dipertanyakan lagi. Meski sempat mengalami cedera telunjuk tangan kanan beberapa saat sebelum pesta olahraga terbesar se-Asia ini digelar, namun ia tetap buktikan bahwa ia bisa jadi yang terbaik.




    3. Khoiful Mukhib

    Sedangkan untuk kategori putra, medali emas keempat berhasil dipersembahkan oleh Khoiful Mukhib dari cabang olahraga Downhill juga. Tercatatat sampai garis finish dalam waktu 2 menit 6,687 detik, Khoiful Mukhib unggul tipis dari Shengshan Chiang asal Taiwan dengan selisih 1,497 detik dan dari Suebsakun Sukchanya asal Thailand dengan selisih 1,762 detik.



    Adapun keberhasilan tim Downhill asal Indonesia dipercaya merupakan buah kerja keras seluruh atlet sekaligus didikan pelatih Sam Hill (juara dunia Downhill 2009) dan Jake Royle (pelatih fisik pebalap MotoGP, Casey Stoner) yang sengaja direkrut oleh PB ISSI (Pengurus Besar Persatuan Sepeda Sport Indonesia) demi mencapai target emas pada Asian Games kali ini. Untunglah strategi ini membuahkan hasil dan sesuai rencana. Selamat!



    (Sumber: bolabanget.id)