Aplikasi Edit Foto yang Bikin Hasil Foto Jadi Keren


  • Aplikasi Edit Foto yang Bikin Hasil Foto Jadi Keren
    Aplikasi Edit Foto ini Bikin Hasil Foto Jadi Keren, (Foto: Freepik)

    Memotret dengan ponsel sekarang ini bisa mendapatkan hasil bagus hampir setara kamera DSLR atau kamera mirrorless. Itu karena kemampuan foto ponsel tidak seperti 10 tahun lalu yang hasil fotonya buram dan tidak detail. 

    Namun, sekadar memotret begitu saja belum bisa mendapat hasil foto yang bagus. Seseorang harus punya aplikasi edit foto untuk mengedit foto setelah selesai memotret. “Post process photo”, dalam istilah Aries Lukman, founder iPhonesia, komunitas fotografi yang memanfaatkan fitur di android atau apple.

    Aplikasi edit foto bisa jadi faktor pembeda dari foto yang sudah dijepret. Sehingga, kualitas foto pun bagus dan tak kalah dengan hasil foto dari kamera DSLR dan Mirorrless.



    Menurut Aris, setidaknya seseorang harus punya empat aplikasi edit foto agar bisa memoles fotonya jadi keren. Apa saja itu? Berikut penjelasannya.

    1. VSCO Cam

    “Kalau VSCO Cam ini untuk mendapatkan filter atau tone seperti yang tersedia di instagram. VSCO punya banyak filter yang bisa kamu sesuaikan selera dan story dari foto yang ingin kamu sampaikan,” paparnya. 

    2. Snapseed

    “Kalau ini aplikasi edit foto kesukaan saya. Sebab fiturnya banyak. Biasanya, saya mengedit foto di aplikasi itu; pertama, untuk cropping foto agar komposisi foto tetap bagus; Kedua, menaikkan pencahayaan dan ambience foto; ketiga – yang paling bikin saya suka snapseed, aplikasi bisa menerangkan bagian foto sesuai mau kita. Mana yang harus digelap atau diterang-in,” katanya.

    3. Filsterstorm

    “Kalau ini kamu bisa menyesuaikan warna dengan melakukan brush, gradient, pewarnaan, sketsa sampai memilih opacity. Kemudian, Filterstorm juga bisa kamu pakai mengatur kecerahan atau kontras foto, saturasi, exposure, hingga menentukan aspek rasio,” terangnya.

    4. Lightroom CC

    Aplikasi ini bisa digunakan untuk meningkatkan kecerahan dari foto, khususnya foto dalam suatu ruangan. Jadi, jika mengambil foto di dalam ruangan, seperti di museum, fitur-fitur yang ada akan membuat foto jadi lebih menonjol dan ‘hidup’.





 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below