Puasa Bisa Turunkan Berat Badan Lho, Begini Caranya


  • Puasa Bisa Turunkan Berat Badan Lho, Begini Caranya
    teh hijau, (Foto: freepik)

    PUASA ramadan bukan saja jadi momentum untuk menaikan keimanan seseorang, tapi juga bisa jadi momentum menurunkan berat badan, atau bahkan mempercepat penurunan berat badan. 


    Ya, itu karena puasa ramadan membuat kamu mengubah frekuensi makan yang tadinya tiga kali sehari, menjadi dua kali sehari. Dan tanpa ada niat diet turunkan berat badan, bobot bisa turun. Apalagi bila kamu ada niat untuk menurunkan berat badan. 




    Caranya susah? Oh tidak. Harus ke tempat gym? Tidak perlu, ladies… Semua metode yang kami rangkum di bawah sangat aplikatif dan mudah.


    Tertarik mengtahui caranya? Berikut ulasan lengkapnya.


    Ganti soda dengan air mineral

    Bagi kamu yang suka minum minuman bersoda, segeralah beralih ke air mineral. Mengapa? Karena dengan meninggalkan minuman soda, lemak di tubuhmu dapat berkurang. Sebuah studi di American Journal of Clinical Nutrition tahun 2012 menyatakan bahwa orang-orang yang beralih dari soda dengan kandungan gula ke air mineral, memiliki kemungkinan dua kali lebih besar untuk kehilangan 5 persen berat badan mereka setelah enam bulan, daripada orang yang mengikuti pola diet yang sama tapi masih mengonsumsi soda. 


    Hindari minuman gula

    Perbanyaklah minum air putih dan kurangi minuman bergula. Air putih bisa membantu membuang limbah hasil pembakaran lemak dan menjaga sistem metabolisme tubuh kamu tetap berenergi. Sebuah studi tahun 2003 yang diterbitkan dalam The Journal of Clinical Endokrinologi and Metabolism menunjukkan, menenggak setengah liter air dingin akan mendorong metabolisme kamu selama kurang lebih setengah jam dan juga membakar 25 kalori. Ini setara dengan satu sendok teh gula. 


    Kunyah makan sebanyak 20 kali

    Sebuah percobaan psikologis menunjukkan bahwa mengunyah makanan dengan perlahan akan membuat seseorang merasa kenyang lebih cepat. Ini dikarenakan tubuh mendapatkan waktu untuk mencerna makanan lebih baik. Tentu ini juga akan menyebabkan kalori menjadi lebih sedikit masuk ke tubuh.


    Nah, cobalah kamu mengunyah sebanyak 20 kali setiap suapan, agar lemak tidak makin banyak menumpuk di tubuhmu. 


    Konsumsi teh hijau

    Ya, kamu bisa mengonsumsi teh hijau untuk membantu merontokkan lemak di tubuhmu. Sebab, teh hijau dapat mempercepat metabolisme dengan mengaktifkan mekanisme pembakaran lemak. Ini diperkuat oleh studi di American Journal of Clinical Nutrition yang menyatakan bahwa minum ekstrak teh hijau menghasilkan peningkatan 4% dalam pengeluaran energi tubuh selama 24 jam. 


    Lakukan latihan cara lama

    Bila kamu sudah melakukan hal di atas, langkah selanjutnya sempatkanlah latihan kardio, di malam sore atau malam hari. Karena ini dapat meningkatkan detak jantung kamu sampai 70% dari detak jantung maksimal. Kamu dapat menentukan target dengan cara berikut: kurangi angka 220 dengan usia kamu, kemudian kalikan 0,7 hasilnya adalah target detak jantung kamu per menit.


    Penelitian terbaru menemukan bahwa latihan kardio dengan target 70% dari detak jantung maksimal dapat membakar 49 gram lemak per jam.


    Jangan stres

    Itu karena stres bisa menyebabkan tubuh menproduksi hormon kortisol. Hormon ini akan membuat metabolisme tubuh turun dan lemak jadi tersimpan di area perut. Sebuah studi di University of California, San Fransisco, menunjukkan bahwa orang stres yang ditinggalkan sendirian di sebuah ruangan tanpa akses makanan yang dibatasi, akan makan 57% lebih banyak dari mereka yang tidak stres.


    Karenanya, kamu dapat menghindari stres dengan cara berolahraga. Selain itu, kamu juga bisa mengonsumsi suplemen untuk menurunkan tingkat stres. Banyak ahli merekomendasikan untuk mengonsumsi minimal 500 miligram Omega 3 dan sekitar 900 miligram Vitamin C sehari untuk meredakan stres.



 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below