Cara Bijak Menyikapi Berita Teror Dan Bom


  • Cara Bijak Menyikapi Berita Teror Dan Bom
    (Foto: Dok. Rawpixel.com/Pexels.com)

    Beberapa hari ini kita dikagetkan dengan peristiwa teror dan bom gereja dan polrestabes di Surabaya serta rumah susun di Sidoarjo. Belum lagi maraknya berita tentang teror dan bom yang berseliweran di berbagai media, khususnya media sosial. Ditambah beragam broadcast message di WhatsApp grup tentang isu-isu ini. Kita seolah harus pintar memilah mana berita yang valid dan mana yang hoax.

    (Baca juga artikel: Ma, Terorisme Itu Apa?)

    Rasa takut memang wajar, apalagi di tengah situasi panas seperti saat ini. Namun, kita juga tidak boleh gegabah akibat panik dan malah memperkeruh suasana teror dengan membagikan pesan-pesan yang belum tentu valid tersebut. Lalu, apa yang harus kita lakukan?



    Simak cara bijak menyikapi berita teror dan bom:

    Tetap tenang

    Berbagai peristiwa dan berita teror yang beredar sudah pasti akan menimbulkan kekhawatiran pada siapa saja, kamu tak perlu menularkan kekhawatiran berlebih pada orang lain, atau diri sendiri. Saat kamu bersikap tenang, orang di sekitarmu pun  akan bereaksi yang sama. Tetap jalani rutinitas seperti biasa, misalnya jika hari ini kamu mau pergi ke mal, lakukan saja. Jangan hanya karena mendengar ada teror bom, kamu jadi mengurung diri di dalam rumah.

    Hindari mem-posting foto dan video korban

    Notifikasi grup WhatsApp kamu pasti lagi ramai dengan tampilan foto atau video peristiwa atau korban teror bom yang baru saja terjadi. Ingat, jangan ikut-ikutan untuk menyebarkan foto dan video tersebut. Hal ini hanya akan menebarkan rasa takut di tengah situasi panas seperti sekarang ini. Dan inilah tujuan teroris yang sebenarnya, yaitu untuk menyebarkan teror. Jika ada teman atau keluarga yang masih menyebar-luaskan, kamu bisa memintanya untuk berhenti. Tapi lakukan dengan baik ya.

    Memilah berita hoax dan valid

    Tidak semua berita yang beredar di media sosial atau WhatsApp grup adalah valid. Pastikan kamu mengecek dua hingga tiga kali sebelum membagikannya pada orang lain. Dengan begitu, kredibilitas kamu juga tidak akan berkurang. Dan yang pasti, kamu tidak membantu para teroris ini untuk menebarkan rasa takut lebih luas lagi. Ingat, teroris tidak hanya berada di lapangan, tapi mereka juga ada di media sosial.

    Nah, itulah cara bijak menyikapi berita seputar teror dan bom. Ingat, sikapi peristiwa ini dengan tetap tenang, namun pastikan tetap menjaga komunikasi antara keluarga dan kerabat terdekat. Stay safe!



 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below