Mau Keluarga Harmonis? Pahami Bahasa Cinta Si Dia


  • Mau Keluarga Harmonis? Pahami Bahasa Cinta Si Dia
    ilustrasi keluarga harmonis, (Foto: Freepik)

    DARI tahun 2013 sampai 2015, tren perceraian meningkat. Penyebabnya pun beragam, Psikolog Ajeng Raviando, M.Psi. menyebut ada empat, yakni ketidakharmonisan, tidak ada tanggung jawab, adanya pihak ketiga dan faktor ekonomi. 


    Agar keluarga harmonis terhindar dari perceraian, Ajeng menyarankan setiap orang mengetahui bahasa cinta pasangannya. Merujuk buku 5 language of love ( 2009) karya Gary Chapman,bahasa cinta itu ada 5 yaitu afirmasi (prilaku positif), kebersamaan (waktu berkualitas), hadiah, meladeni dan membantu, serta sentuhan dan belaian.


    “Kalau bahasa cintanya lewat afirmasi atau ucapan. Biasanya cewek banyak nih yang bahasa cintanya ini. Mereka senang dipuji 'ih kamu cantik deh kalau pakai baju itu'. Kedua, mendengarkan. Kalau bahasa cinta ini contohnya kalau kita mendengarkan curhatan dengan antusias dia senang.


    'Pokoknya tuh kamu dengerin aja curhat aku ya, itu aja buat aku senang'. Nah, itu biasanya bahasa cintanya mendengarkan," katanya dalam bincang-bincang Istri Resik, Pernikahan Harmonis yang diselenggarakan hari ini oleh Resik V Godokan Sirih di Seribu Rasa Lotte Avenue, Jakarta, 7 Mei 2018


    Sementara kalau hadiah, jangan dianggap hadiah yang besar ya. Tidak. Hadiah  yang kecil-kecil juga bisa, seperti dikasih bunga, dikasih hal yang bikin kita senang. “Misal, kita lagi pengen makan soto betawi, eh pas pulang kerja tahunya suami bawain.


    Ada juga yang melayani atau membantu. ‘nggak perlu ngasih hadiah-hadiah deh, asal kalau masang galon dibantuin', mereka senang. Inilah bahasa cinta dari melayani,” urai Ajeng.


    Keempat, sentuhan dan belaian. Menurut Ajeng, ini hal yang sering alfa dilakukan, khususnya tentang kebutuhan istri dan suami beda. Buat suami mungkin sentuhan-belaian harus sesering mungkin. Sedangkan bagi istri, mungkin tidak perlu.


    “Apalagi kalau sudah punya anak. Kita mungkin tidak tahu bahasa cinta kita atau pasangan kita apa,” kata Ajeng.


    Menurut Ajeng, bagi pasangan yang mau hidup harmonis dan langgeng, wajib mengetahui bahasa cinta pasangannya. Karena setiap orang itu berbeda-beda. “Kita harus tahu persis pasangan kita bahasa cintanya apa, dan kita maunya apa. Kalau sudah tahu, pasti hubungan bakal hangat terus,” pungkas Ajeng.