Catat! Ini Panduan Diet untuk Umur 30-an (II-Habis)


  • Catat! Ini Panduan Diet untuk Umur 30-an (II-Habis)
    ilustrasi wanita yang sedang menjalani diet sedang olahraga, (Foto: Freepik)

    MENJALANI diet diumur 30-an tidaklah mudah, karena metabolisme tubuh seseorang sudah melambat. Sehingga usaha penghancuran lemak dibutuhkan usaha ekstra.


    Kami sendiri sudah berkonsultasi dengan para ahli gizi mengenai panduan diet di umur tersebut. Bila kamu wanita berumur 30-an dan ingin melakukan diet, berikut penjelasan lengkapnya.




    Jauhi camilan penumpuk lemak

    Jika kamu ingin usaha dietmu mendapatkan hasil sesuai harapan, jauhi camilan yang bisa menambah tumpukan lemak di tubuhmu. Makanan seperti goreng-gorengan, santan, makanan bergula, dan minuman bersoda sebaiknya dihentikan dulu. Karena semua makanan itu mengandung kalori yang lebih banyak. Lebih baik kamu perbanyak mengkonsumsi sayuran dan buah agar lebih mendongkrak kesuksesan dietmu.


    Sempatkan berolahraga

    Bagi kamu yang berusia di atas 30-an dan sedang melakukan diet, olahraga adalah bagian penting yang akan memengaruhi hasil dietmu. Ya, sekalipun kesibukan menyita waktumu, usahakan tetap berolahraga. Karena dalam diet peran olahraga bagi wanita diatas 30 tahun tak hanya sekedar memangkas kalori tapi juga meningkatkan metabolisme tubuh kembali waktu dulu. Sehingga pembakaran kalori dalam tubuh lebih optimal. 


    “Tak perlu langsung setengah jam bila kamu jarang berolahraga. Lakukan saja tahap demi tahap dulu, dan tidak perlu langsung dalam durasi yang lama. Mau 15 menit dulu juga boleh. Tidak perlu dipaksa, nanti kalau kamu merasa sudah perlu menambah, baru ditambah,” jelas ahli gizi Light House Indonesia, Vera Napitupulu.


    Perbanyak gerak

    Sekalipun nanti olahraga sudah menjadi rutinitas kamu sehari-hari, jangan itu menjadi alasan kamu untuk lebih bersantai di waktu lain. dr.Nurul Ratna, MGizi, SpGK, Konsultan diet dan staf pengajar dari Departemen Gizi Klinik FK-UI, menjelaskan, sebaiknya perbanyak lagi bergerak saat bekerja. 


    Kamu bisa melakukan peregangan setiap 3 jam sekali, jalan kaki, atau bersepeda ke kantor jika memungkinkan. Kenapa? Karena hal itu tak hanya membantu mengejar defisit kalori yang kamu capai. Tapi juga dapat mengatrol metabolisme tubuh yang sudah kamu tingkatkan dengan berolahraga. Jadi, lemak bisa cepat terpangkas dan kamu terhindari dari diet stagnan.




 
Advertisement - Continue Reading Below