Catat! Ini Panduan Diet untuk Umur 30-an (I)


  • Catat! Ini Panduan Diet untuk Umur 30-an (I)
    Ilustrasi wanita berumur 30-an yang berhasil menjalani diet

    BILA kamu seorang wanita berumur 30 yang ingin melakukan diet, jangan tergesa-gesa mengurangi porsi makan ya? 


    Itu karena kamu butuh kiat agar dietmu bisa berjalan lancar dan aman. Sebab, menurut dr.Nurul Ratna, MGizi, SpGK, Konsultan diet dan staf pengajar dari Departemen Gizi Klinik FK-UI, metabolisme tubuh di usia tersebut sudah menurun. Sehingga jadi lebih sulit untuk menurunkan berat badan.




    Berbeda saat kamu masih berumur 20-an. Saat itu metabolisme sedang prima sehingga diet dengan cara biasa akan cepat menurunkan berat badan. Berikut tips diet yang bisa kamu praktikkan.

    1. Minum air mineral secara rutin untuk menjaga tubuh agar tidak dehidrasi dan metabolisme tubuh tetap tingi.
    2. Kurangi porsi makan harian, perbanyak sayuran dan protein ketimbang karbohidrat.
    3. Usahakan rasa kenyang berasal dari makanan protein, bukan dari makanan karbohidrat agar rasa kenyang bisa bertahan lebih lama.
    4. Kurangi mengonsumsi gula dan garam.


    Namun, kamu yang berusia di atas 30-an sudah tidak bisa mendapatkan hasil maksimal dengan cara di atas. Ini dikarenakan pembakaran kalori sudah lebih lambat sehingga kalori sering tak terbakar dan akhirnya menumpuk jadi lemak.


    Tapi, kamu tak perlu cepat khawatir. Di bawah ini ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk membuang tumpukan lemak di tubuhmu – sehingga hasil dapat kamu peroleh semudah umur 20-an.


    Hitung tingkat kegemukan

    Pertama-tama, yang harus kamu lakukan adalah mengecek tingkat kegemukanmu. Ini agar kamu bisa menetapkan target diet jangka pendek dan memilih latihan fisik untuk memudahkan usaha dietmu. 


    Misal, kamu memiliki berat badan 100 kilogram dan tinggi badan 170 cm, yang artinya masuk kategori obesitas II atau 35-40. Untuk menetapkan target, kamu tak bisa langsung mematok penurunan 40 kilogram agar indeks masa tubuh dalam kategori normal. 


    Namun, bagilah dalam target jangka pendek dulu, bisa sebanyak 10 kilogram dalam waktu 6 bulan. Sementara untuk pilhaan berolahraga, pilihlah jenis yang tak memberi tekanan pada lutut Anda, seperti berenang atau sepeda statis. “Untuk menghitung indeks masa tubuh, rumusnya berat badan dibagi tinggi badan pangkat dua, “ ujar dokter Nurul.


    Bila kamu masih bingung mengenai tingkat kegemukan, berikut kategorinya:

    Kurus <18,5

    Ideal/Normal 18,5 – 22,9

    Lebih 25-30

    Obesitas Tingkat I 30-35

    Obesitas tingkat II 35-40

    Obesitas Tingka III >40


    Kurangi pasokan dan komposisi makanan

    Kebanyakan wanita yang berumur di atas 30-an lebih memilih diet dengan cara pengaturan pola makan ketimbang berolahraga. Memang tidak apa-apa karena ahli gizi dari Light House Indonesia, Vera Napitupulu, juga menjelaskan bahwa yang terpenting dalam diet itu adanya defisit kalori dari kebutuhan harian. 


    “Namun, hal itu tidak akan memberikan hasil yang terlalu berarti. Kamu harus mulai mengurangi porsi makanan karbohidrat dan memperbanyak asupan kalori juga sayuran, serta sertai dengan berolahraga. Ini akan membantu kamu mendapatkan hasil yang kamu inginkan,” ucapnya.


    Variasi menu

    Nah, kabar gembira bagi kamu yang diet dengan menu makanan yang itu-itu saja. Kamu bisa memvariasikan menu dietmu agar terhindar dari bosan. Asal porsi lemak dan karbohidratnya tetap rendah ya. Usahakan porsinya kurang dari 25 persen dari asupan kalorimu dan asupan karbohidrat dengan protein tetap seimbang. 



 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below