Selain Atasi Depresi, Ini 5 Manfaat Kesehatan dari Yoga


  • Selain Atasi Depresi, Ini 5 Manfaat Kesehatan dari Yoga
    Foto: Freepik

    YOGA saat ini menjadi olahraga yang banyak disukai para wanita. Itu karena olahraga ini bisa dilakukan di rumah dan durasinya sangat mampu dilakukan wanita dalam kegiatannya sehari-hari – apakah itu bekerja atau mengurus anak.


    Menurut Sariri Dewi, yoga specialist bersertifikat, menerangkan, yoga banyak disukai karena gerakan-gerakannya membuat semua bagian tubuh bergerak. Sehingga, sangat terasa bagi tubuh, khususnya bagi yang sehari-harinya kurang aktif.




    Lebih dalam, Riri menerangkan bahwa kalau saat latihan di awal merasa sakit-sakit badannya, itu tubuh sedang beradaptasi karena otot-otot tubuh masih kaku. Begitu beberapa hari, tubuh akan merasa enakan. Jadi, jangan berhenti atau kapok, rasa nyeri itu hal normal.


    Namun demikian, tetap keringat yang keluar akan membuat tubuh jadi segar dan mendatangkan ‘bonus’ kesehatan.


    Nah, mau tahu apa saja itu? Berikut penjelasan lengkap dari Riri.


    Jaga mood tetap bagus

    “Tidak usah rutin melakukan yoga, sekali latihan juga sudah bisa terasa. Misal, kamu sedang marah dan lalu melakukan yoga. Nah, kalau kamu bisa mengeluarkan keringat, tubuh tidak akan tegang (karena marah). Dan itu bikin kamu nggak gampang kesal. Kenapa? Karena energi marah yang ada di dalam tubuh sudah disalurkan,” kata Riri


    Kurangi risiko kanker payudara

    Ya, penelitian sudah menunjukan kalau berolahraga, seperti yoga, bisa mereduksi risiko kanker payudara atau paru-paru. Syaratnya, seseorang harus mau rutin melakukan yoga sekira 20 menit dan ditambah pola makan sehat. Menurut Riri, bila dua hal itu sudah bisa menjadi gaya hidup risiko kanker bisa menurun.


    Mengurangi depresi atau kecemasan berlebihan

    “Ini otomotas, ya. Yoga bukan saja mengolah tubuh secara fisik tapi juga pikiran. Oleh karenanya, banyak yang melakukan yoga disesi terakhir saat rilis pikiran negatif atau pendinginan, banyak yang tidur. Itu karena badan mereka segar dan pikiran-pikiran yang bikin bad mood hilang lantaran selama melakukan tubuh menghasilkan hormon endorfin. Jadi, depresi atau rasa cemas berlebihan bisa dikurangi, atau bahkan teratasi,” urainya.


    Menghambat osteoporosis

    Lambat laun kekuatan tulang wanita itu menurun seiring bertambahnya umur. Apalagi, jika ia sudah melewati masa monopouse, risiko itu makin tinggi. Akan tetapi, lewat yoga risiko itu bisa dihambat. Kok bisa? Karena gerakan-gerakan dari yoga tidak hanya membuat otot elastis tapi juga kekuatan tulang. “Jadi, kalau kamu ingin punya tulang kuat, tidak perlu harus ikut member di tempat gym. Lewat yoga juga bisa,” terang Riri.


    Membuat postur tubuh tetap bagus

    Sering memakai tas berat atau jarang berolahraga seringkali membuat postur wanita agak bungkuk, dan itu bisa diatasi dengan rutin melakukan yoga. Konkretnya gimana, saat pose awal aja para trainer pasti menginstruksikan untuk membuat tubuh peserta tegap. Dari pembiasaan itu saja sudah kelihatan bahwa tubuh akan dibiasakan dalam posisi tegap. 


    “Selain itu, akan ada gerakan-gerakan untuk membuka dada kamu. Sehingga, dada kamu terbuka, dan tidak bungkuk. Bahkan sampai di tahap rutin yoga, saat badan kamu bungkuk, kamu tidak akan nyaman,” terang Riri.


    Tidak mudah sakit

    "Saat kamu melakukan yoga, dan keringat mengucur dari tubuh kamu, itu artinya metabolisme tubuh sedang bekerja. Di mana membuat hormon-hormon dalam tubuh keluar, sehingga meningkatkan imun sistem. Efeknya, membuat orang jarang mengalami batuk-flu," jelas Riri