"Indonesia Bakal Jadi Kiblat Fesyen Muslim Dunia"


  • (Dok. Istimewa)

    Perkembangan fesyen di Indonesia kini terbilang berkembang sangat pesat. Banyak fashion designer baru berdatangan dan karyanya banyak muncul ke permukaan, baik di kancah nasional dan internasional. Hal itu karena dibantu perkembangan teknologi-sosial media, perhelatan rutin ajang fashion show tahunan, dan daya beli masyarakat terhadap fesyen makin meningkat -- membuat eko sistem industri fesyen makin bergairah.


    Hal ini pula diakui oleh Menteri Perindustrian, Airlangga Hartanto. Ia sangat mengapresiasi perhelatan fashion tahunan yang digelar secara konsisten setiap tahun, seperti Indonesia Fashion Week 2018 lalu. Karena membantu pemasukan negara bertambah lewat industri fesyen. 



     

    Sekadar informasi, industri fesyen sudah menyumbang kontribusi terhadap PDB (Produk Domestik Bruto) nasional sebesar 3,76 persen. Pada tahun 2017 nilai ekspor mencapai USD 13,29 milyar, dan jumlah itu mengalami peningkatan 8,7 persen dari tahun sebelumnya.


    Lebih dalam, Airlangga berharap industri fesyen muslim di Indonesia makin terlihat di kancah internasional. Tidak hanya prodak baju formal dan casual. Sebab, dengan latarbelakang mayoritas penduduk Indonesia yang menganut agama islam dan Indonesia adi 5 negara terbesar di dunia sangat layak produk baju muslim lokal karya anak bangka go international. Bahkan, aku Airlanggan, ia optimis Indonesia nantinya bisa jadi kiblat fesyen muslim di Indonesia pada tahun 2020.


    “Kami sendiri sampai sekarang masih mendorong pertumbuhan industri fesyen nasional. Upaya-upaya yang dilakukan antara lain penumbuhan wirausaha baru, penerapan SNI, penguatan pendidikan vokasi industri fesyen yang tersertifikasi SKKNI,


    fasilitasi kemudahan KUR, restrukturisasi mesin atau peralatan, fasilitas promosi, pendampingan tenaga ahli desain, peningkatan kompetensi SDM. Dan penguatan branding produk fesyen untuk meningkatkan kecintaan konsumen pada produk dalam negeri,” ungkapnya dalam rilis yang diterima redaksi Her World Jakarta, ditulis 2 April 2018. 


    Tak lupa, ia menyampaikan rasa terima kasihnya pada APPMI (Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia, karena pada Indonesia Fashion week dibuka 1 hall khusus untuk baju muslim. Hal itu menandakan bahwa APPMI sadar potensial produk muslim yang dimiliki Indonesia dan mendorong produk muslim lokal makin maju.


    ”Saya menyampaikan apresiasi kepada APPMI, karena pada event pameran ini terdapat 1 hall khusus untuk fesyen muslim. Hal ini tentu sebagai salah satu bentuk upaya APPMI turut serta dalam mewujudkan Indonesiajadi kiblat fesyen muslim dunia,” tungkas Airlangga.(Qalbinur Nawawi/Dok. Istimewa)



 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below