Hubungan Antara Berat Badan dan Percintaan


  • Hubungan Antara Berat Badan dan Percintaan
    (Foto: Pixabay/Pexels)

    Stigma bahwa orang gemuk tidak terlihat menarik dan undesirable sudah sangat lekat pada kehidupan manusia. Akhirnya para penderita obesitas cenderung memiliki pengalaman tidak enak dalam hidupnya, seperti diskriminasi akibat berat badan karena ada prasangka bahwa mereka adalah pemalas.

    (Baca juga artikel: 

    Bahkan menurut riset yang dilakukan oleh Jennifer Harriger dari Universitas Pepperdine University di Malibu, Kalifornia, Amerika Serikat, siswa taman kanak-kanak lebih memilih teman yang memiliki tubuh kurus atau rata-rata daripada yang bertubuh gemuk.

    Berat badan pun juga memiliki pengaruh tersendiri bagi percintaan seseorang. Menurut hasil riset Robert A. Carels dari Universitas East Carolina, para peserta penelitian memberikan nilai rendah kepada pria maupun wanita yang menderita obesitas untuk dijadikan sebagai pasangan. Bahkan rasa ketertarikan para peserta ini juga berkurang kepada orang-orang bertubuh kurus atau rata-rata setelah mengetahui bahwa mereka dulunya pernah gemuk.

    Selain itu, metode yang digunakan untuk menurunkan berat badan juga berpengaruh. Pria cenderung menilai wanita yang berhasil menurunkan berat badannya dengan olahraga dan menjaga pola makan dengan baik daripada metode-metode lainnya. Sedangkan turunnya berat badan yang disebabkan oleh pil diet atau operasi dinilai sulit untuk diterima.