Tips Anti Panik untuk Calon Pengantin


  • Tips Anti Panik untuk Calon Pengantin
    Foto: Dok. freestockpro.com/Pexels/Click Photos

    Pernikahan merupakan momen yang cukup emosional dan berpotensi menimbulkan rasa stres saat persiapannya. Mulai dari drama keluarga hingga hal yang menyangkut finansial, semuanya dapat membuat kewalahan, terlebih jika Anda termasuk orang yang mudah panik, atau pernah didiagnosa dengan gangguan panik. Padahal, sangat penting untuk tetap berpikiran jernih agar persiapan pernikahan pun dapat menjadi proses yang Anda nikmati.
    Selain dapat berdampak buruk bagi hubungan Anda dengan pasangan, stres juga bisa membuat keputusan yang Anda ambil selama persiapan pernikahan menjadi kurang bijak. Agar masa-masa menjelang pernikahan terasa tetap menyenangkan dan stress-free, berikut beberapa hal yang bisa Anda lakukan.

    Fokus pada kehidupan pernikahan nantinya, tak hanya pada hari-H.
    Bersiaplah untuk merelakan hal-hal kecil terkait pesta pernikahan yang tidak terwujud sesuai harapan. Supaya Anda tidak menjadi bridezilla karena memikirkan terlalu banyak detail, cobalah untuk megurangi sifat perfeksionis dan alihkan pikiran pada hal-hal menyenangkan yang bisa Anda dan pasangan lakukan setelah pesta pernikahan selesai. Misalnya, browsing destinasi seru untuk bulan madu, atau sesederhana membayangkan bahwa Anda bisa menghabiskan waktu lebih banyak dengan orang yang Anda cintai. Dr. Ben Michaelis, Phd, psikolog sekaligus penulis buku One Minute Diagnosis mengatakan, “Instead of focusing on the details needed for a perfect wedding day, put that energy toward setting yourselves up for a fantastic marriage.”

    Konsultasi pra-pernikahan.
    Untuk mencegah kegelisahan sebelum persiapan pernikahan dimulai, tidak ada salahnya Anda dan pasangan berkonsultasi dengan profesional, misalnya seorang terapis atau psikolog. Ia akan menjadi sumber yang baik untuk membantu memberikan strategi selama persiapan pernikahan. Selain itu, apabila Anda dan pasangan memiliki isu dalam hubungan, ia juga dapat menjadi mediasi yang netral.

    Memilih maid of honor yang tepat.
    Penting untuk memiliki satu atau dua orang yang benar-benar bisa diandalkan sebagai support untuk Anda, mulai dari saat mempersiapkan pernikahan hingga hari-H. Maid of honor biasanya dipilih berdasarkan alasan ini. Karenanya, pastikan Anda memiliih seorang teman, sahabat, atau saudara yang siap mendukung Anda kapan saja. Jika pada saat hari-H Anda belum sempat makan, membutuhkan tisu, memerlukan bantuan untuk ke kamar kecil, atau ingin menenangkan diri sejenak, Anda akan tahu harus berpaling ke siapa.



 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below