Sebelum Mati, Lakukan ini di Indonesia



  • Anda pasti tahu, kan kalau Indonesia itu luar biasa kaya dan cantik.




    Tapi tidak semua orang tahu bahwa kekayaan alam di bumi pertiwi ini tak bakal habis dinikmati bahkan dalam kurun waktu bahkan puluhan tahun.


    Yakin mau tinggal di rumah saja dan lebih memilih untuk pergi ke luar negeri dibandingkan mengenali negeri sendiri?


    Bukannya dilarang, sih. Sangat boleh malah berjalan-jalan ke negara lain untuk memperkaya jiwa, pengetahuan, dan wawasan kita tentang dunia. Tapi percayalah, tanah "merah putih" ini juga punya banyak harta eksotis yang akan membuat Anda bersyukur menjadi orang Indonesia, lho.


    So, before you die, please make sure you've already done at least once of these kind of activity in your own country


    1. Jelajahi Alamnya

    Apa yang Indonesia tidak punya? Goa, hutan tropis, gunung, laut, pantai, tebing, lembah, ngarai, sungai, dan lain sebagainya. Semua ada!


    Dari mulai teriknya langit di Pulau Weh, ujung Aceh, hingga dinginnya salju di Puncak Jaya, pegunungan Jayawijaya, Papua, negeri ini menyediakan semua yang Anda mau. 


    Jikla Anda merupakan petualang sejati, Anda bisa coba menaiki kapal kayu (ketinting/longboat) atau rafting di sungai dengan giram (jeram) paling ekstrim di area pedalaman Kalimantan. Tentu dengan tetap memerhatikan keselamatan dan berkonsultasi dengan masyarakat setempat.


    Atau, Anda bisa berendam di kolam-kolam jernih berair biru pada goa tertentu di pelosok Labuan Bajo, Flores, jika menyukai liburan yang chill. Laidback and relax.


    Maluku juga bukan hanya Ambon dan tak pula cuma memiliki Pantai Ora dan Natsepa. Ada banyak pantai yang tak kalah cantiknya yaitu Jikumerasa, Liang, atau Ngurbloat. Selain itu, banyak pulau di luar sana yang juga molek Pernah dengar Kei, Halmahera, Ternate, bahkan pulau-pulau di area Maluku Tenggara Barat? Kalau belum, cek sekarang juga.


    Mau lihat menakjubkannya hutan tropis, main-mainlah ke arah Kalimantan Utara dengan menggunakan pesawat kecil yang hanya terbang rendah di atas rimba yang masih terjaga. Anda pun akan merasa sedang terbang di atas hutan Amazon yang liar, rapat, dan mencengangkan.  


    Super melimpah!


    Belum lagi Sumatera Barat dan Utara dengan danau serta bukit-bukitnya yang memesona, Sumatera Selatan dengan rute berkeloknya yang terkenal, Jawa sebagai gudang gunung berapi aktif, Sulawesi dengan kehidupan bawah lautnya yang anggun, dan Papua dengan pemandangan alamnya yang benar-benar gila.


    Masa iya Anda tidak kepingin lihat? Indonesia tak sebatas Bali dan Lombok, lho.


    2. Kenali Budayanya

    Tak hanya alamnya yang manis, Indonesia juga punya limpahan budaya yang semarak.


    Tari-tariannya, jenis kain beserta motifnya, corak dan bentuk arsitektur asli, makna dari tiap upacara adat yang dilakukan, hingga kegiatan khusus yang berhubungan dengan mata pencaharian.


    Coba saja, siapa yang tak ingin menyaksikan ritual Ngaben di Bali, upacara kematian serta membangun rumah di Toraja, Serentaun (panen raya) di Cigugur, Jawa Barat, atau Grebegan di Jogjakarta?


    Tonton salah satunya selagi sempat! Bahkan sekarang banyak agen perjalanan yang membuka trip khusus untuk menyaksikan upacara-upacara ini. Jadi kalau bicara tentang akses tentu tidak lagi sulit. Cuma mungkin agak sedikit mahal kalau akan mengunjungi yang di bagian Timur Indonesia.


    Semua itu wajib Anda lihat dan ketahui agar semakin paham bahwa Indonesia sangatlah multikultural dan menyenangkan. Ada hal yang nantinya akan membuat Anda terharu ketika mengetahui bahwa terrnyata, Anda sama sekali belum tahu apa-apa tentang negeri ini meski sudah sering bepergian ke mana-mana.  


    3. Ngobrol dengan Suku Asli

    Ini diperlukan untuk membuka pikiran Anda mengenai keberagaman yang ada di Indonesia. Jika ada kesempatan, cobalah untuk misalnya main-main ke Baduy di Jawa Barat. Selain dapat mengagumi alam dan budayanya yang masih terjaga, Anda juga bisa ngobrol langsung dengan mereka untuk bertanya tentang segala hal. 


    Namun jangan posisikan mereka seolah-olah "primitif" ya. Ini sangat dilarang sebab konteks "primitif" sebenarnya cuma ada di mindset masyarakat kota  yang merasa jauh lebih modern. Jadi jangan buat mereka tidak nyaman dan berujung tersinggung. Ingat saja, mereka punya kearifan sendiri yang tidak kita pahami. Maka hargailah itu.


    Mereka sama dengan kita, kok. Cuma sistem pengetahuan dan tempat hidupnya saja yang berlainan.


    Bahwa Indonesia itu bukan hanya sebatas Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan, Yogyakarta, dan Bali. Suku juga tidak terbatas hanya suku Jawa, Minang, Batak, atau Sunda. Melainkan lebih daripada itu, negeri ini adalah ladang dari jutaan perbedaan yang harus kita pahami sebelum mati.


    Bayangkan saja. Lebih dari 300 kelompok etnik, dengan sekitar 1.340 suku, dan 14.572 pulau, Indonesia punya lebih dari sekedar alam yang bagus, melainkan juga masyarakat yang beraneka rupa. Yuk kenalan dengan beberapa diantaranya.


    4. Nikmati Kulinernya

    Kalau bicara ini semua pasti suka.


    Lekas jajal bermacam makanan dan minuman tradisional yang ada dari seluruh daerah di Indoensia yang pernah Anda kunjungi.

     

    Campuran budaya dengan sejarah masa lalu akan menciptakan kuliner dengan bermacam rasa dan teknik pembuatan. Jenisnya pun bervariasi.


    Sumatera yang lebih banyak bersentuhan dengan budaya Melayu akan lebih banyak menyediakan makanan dan minuman dengan selera Melayu. Sedangkan Jawa bagian pesisir yang banyak bersentuhan dengan pedagang dari Tiongkok di masa lalu,  lebih terinfluensi dengan kuliner khas Tingkok yang kemudian disesuaikan dengan selera rakyat. Sama halnya dengan di Maluku. Karena punya pertalian sejarah dengan bangsa Portugis dan memiliki kekayaan laut yang super banyak, maka kulinernya tak jauh dari makanan laut dan kultur Portugis.


    Menarik kan


    Jadi nanti ketika Anda makan, selain menikmati rasanya, coba iseng-iseng cari tahu sejarahnya. Lumayan, lho untuk paham darimana akar budaya kita yang sebenarnya itu berasal.


    Tak hanya membahagiakan mulut dan perut, Anda juga bisa memberi nutrisi pada pengetahuan umum yang akan dibawa sampai tua.





 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below