32 Kuliner Makassar ini Bakal Bikin Ketagihan (Part 2)


  • 32 Kuliner Makassar ini Bakal Bikin Ketagihan (Part 2)
    Dolly MJ/Shutterstock/Clickphotos

    Baca juga 32 Kuliner Makassar ini Bakal Bikin Ketagihan Part 1




    17. Barongko

    Kue yang terbuat dari pisang raja atau pisang kepok yang dihaluskan, santan, gula, telur, dan garam ini merupakan salah satu makanan paling digemari di Makassar hingga saat ini.


    Terbungkus rapih dalam daun pisang dan direbus hingga matang, kue ini harus sesegera mungkin dimasukkan ke dalam kulkas untuk dinikmati dalam keadaan dingin.




    18. Mie Titi

    Hampir semua orang tahu Mie Titi. Mie kering siram ala I Fu Mie ini terbuat dari mie berdiameter sangat kecil dan tipis menyerupai lidi yang disiram dengan saus kental panas berisikan ayam, jamur, cumi, dan hati ayam. Lezat, ringan, dan segar untuk dimakan bersama teman dan keluarga.


    Meski telah banyak tersedia di Jakarta, namun melahap Mie Titi langsung di Makassar benar-benar meninggalkan rasa yang berbeda!




    19. Pisang Epe

    Jajanan ini paling mudah ditemui di sepanjang Pantai Losari. Terbuat dari pisang Raja yang belum terlalu matang, Pisang Epe sejatinya adalah pisang bakar jepit yang dipanggang di atas bara dan disajikan dengan lelehan gula merah.


    Bagi yang tidak terlalu suka manis, dapat dipastikan Pisang Epe bukanlah salah satu makanan favorit sebab rasa manisnya cukup luar biasa. Oleh sebab itu, kini topping yang ditawarkan mulai beraneka macam mulai dari keju, susu kental manis, hingga cokelat tabur.




    20. Jalangkote

    Berbentuk sangat mirip dengan pastel, jalangkote pun punya keunikannya sendiri. 


    Kulit jalangkote lebih tipis dibandingkan pastel. Selain itu, selain terisi kentang dan wortel, terkadang jalangkote juga bisa diisi oleh tauge dan juga tumisan laksa.


    Jika pastel terasa lebih nikmat jika dimakan bersama rawit, maka jalangkote lebih lezat dinikmati bersama sambal khas Makassar yang terbuat dari cabai yang dicampur dengan cuka. 



    21. Otak-Otak Tenggiri

    Meski tidak berbeda dari segi bentuk dan bahan dasar, ukuran otak-otak Makassar sedikit lebih besar dan juga tebal. Rasanya pun lebih enak untuk sebagian besar orang.


    Bisa disajikan dengan tiga pilihan yaitu secara dikukus, dipanggang atau digoreng, otak-otak ini lebih nikmat jika dicocol dengan sambal oranye khas Makassar yang akan membuat Anda semakin ketagihan dan tak berhenti mengunyah.




    22. Gogos/Gogoso

    Sebagai penganan lebaran yang kerap disandingkan dengan ketupat, secara bentuk dan konsep gogoso amat mirip dengan lemper Jawa atau lalampa Manado. Isinya pun bisa macam-macam. Bisa ikan tongkol yang dicampur dengan kelapa sangrai dan aneka bumbu, atau bahkan bisa juga hanya diisi oleh abon. 


    Jika tanpa isi, gogoso bisa dinikmati bersama dengan telur asin. Mengapa? Sebab sesungguhnya peran gogoso tidak sama seperti lontong atau arem-arem sebagai jajanan, melainkan lebih kepada pengganti nasi layaknya buras atau ketupat.




    23. Juku Pallu Ce'la/ Ikan Bolu Pallu Cella

    Ikan bollu adalah ikan bandeng. Sedangkan Ikan Bolu Pallu Cella adalah ikan bandeng masak asin yang kaya dengan aroma kunyit. 


    Makanan ini banyak dijual di pasar tradisional. Biasanya, ia terbungkus rapi di dalam lembaran daun jati yang menjadikan citarasanya semakin kaya sebab aromanya ikut merasuk ke dalam daging dan bercampur dengan rasa kunyit yang menyeruak.


    Enak, segar, dan kaya protein. Menggiurkan!




    24. Bebek Palekko

    Makanan khas Pinrang ini punya kekhususan sendiri yaitu rasa pedasanya yang mengigit. Belum lagi karena berbahan dasar bebek, maka rasa pedas yang dihasilkan akan menyatu dengan rasa gurih dari daging dan minyak bebek yang menyeruak dalam mulut. Anda pun akan susah melupakan pengalaman pertama saat mencicipinya. Ugghhh! Definitely mouth watering.



    25. Kapurung

    Jika Anda tahu makanan khas Maluku yaitu Papeda, maka Kapurung sama dengan itu.


    Bedanya, jika Papeda bisa disajikan dalam tempat sendiri seperti nasi sambil disandingi dengan lauk lain berupa sup atau segala sesuatu yang berkuah, kapurung justru sengaja dimasak dalam bentuk sup pedas yang dicampur dengan ikan atau daging ayam bersama dengan sayuran. Penyajiannya sudah jadi satu di dalam mangkuk. 




    26. Songkolo Bagadang

    Sesuai dengan namanya, makanan ini paling cocok dimakan malam hari ketika sedang begadang. 


    Terbuat dari ketan hitam yang disajikan bersama dengan kelapa serut, ikan teri, dan sambal, Songkolo bagadang jadi amat spesial khususnya bagi yang sering beraktivitas di malam hari.


    Mendapatkannya pun tidak sulit sebab warung-warung yang menyediakannya juga akan buka sampai tengah malam. Selamat mencoba!




    27. Baruasa

    Sebagai salah satu kue kering khas Makassar yang tersohor, Baruasa nyatanya sempat dinobatkan sebagai maskot kuliner Bugis-Makassar selama bertahun-tahun.


    Memiliki ciri khusus yaitu "pecah seribu" di mana permukaan kue tampak seperti pecah-pecah dan retak, kue ini diyakini akan semakin sempurna jika retakannya semakin banyak dan jelas. Ciri ini pun masih tetap dipertahankan hingga sekarang.




    28. Roko-Roko Cangkuning

    Dalam bahasa Makassar, roko sendiri memiliki arti "bungkus".


    Pencuci mulut yang terbuat dari tepung beras dan santan yang diisi oleh kelapa parut dan dicampur gula merah ini memang disajikan dengan cara dibungkus oleh daun pisang dan dibentuk kerucut seperti piramida.


    Khusus di bulan Ramadhan, kue ini semakin mudah ditemui karena merupakan salah satu menu untuk berbuka puasa favorit warga Makassar.



    29. Kue Dange

    Sebagai salah satu kue khas Pangkep, kue dange merupakan kue basah yang dibuat dari hasil olahan ketan hitam yang dipadukan dengan parutan kelapa muda dan gula merah. RAsanya tentu bisa dibayangkan. Manis dan tentu gurih!




    30. Putu Cangkir


    Berbentuk seperti cangkir namun dengan ukuran sepertiga kali lebih kecil dari cangkir biasa, kue putu ini adalah satu dari beragam jenis putu yang paling mudah didapat di pasar tradisional. 


    Terbuat dari tepung beras yang dicampur dengan tepung ketan dan gula merah, kue ini dibuat dengan cara dicetak di atas cetakan putu cangkir yang disebut jolo-jolo. Pada bagian tengah kue, sebelum dikukus, diberi sejumput garam dan parutan kelapa segar agar rasa gurih makin terasa.


    Untuk mendapatkan putu cangkir yang original, pilihlah yang berwarna cokelat muda (hasil dari digunakannya gula merah) atau yang berwarna putih (hasil dari digunakannya gula pasir). Putu cangkir dengan warna-warna lain justru merupakan hasil campuran pewarna makanan yang menjadikannya tidak asli lagi.





    31. Sop Ubi

    Sop yang satu ini ternyata tidak benar-benar terbuat dari ubi melainkan dari singkong. Ya, ubi adalah bahasa Makassar untuk menyebut singkong.

    Dalam satu mangkuk sop ubi, Anda akan bisa menikmati limpahan daging sapi, daging kerbau, paru, tauge, sohun, bahkan telur rebus. Cara makannya pun bisa dicampur dengan buras layaknya sop biasa. Menggiurkan!






    32. Nasi Goreng Merah

    Layaknya nasi goreng, nasi ini dibuat dengan bumbu dan racikan yang sama dengan nasi goreng. Bedanya, kalau nasi goreng memakai kecap manis untuk membuat tampilan nasi menjadi berwarna kecokelatan, pada nasi goreng merah, digunakan saus tomat agar tampilannya menjadi kemerahan.


    Untuk rasa, sebenarnya tidak jauh berbeda dengan nasi goreng biasa. Namun karena menggunakan saus tomat, maka akan ada sedikit rasa manis dan asam yang terkecap.


    Unik dan Enak!










 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below