Cara Terbaik Mengatur Keuangan Sebelum Usia 30



  • Situasi 1: Beli rumah

    Membeli rumah pertama di usia 20-an akan membantu menentukan pola pengeluaran Anda ke depannya. Apa pun pilihan Anda, akan berpengaruh besar terhadap jumlah uang yang Anda miliki untuk keperluan lain, seperti tabungan dan investasi.

    Cara hadapi: Usia 20-an dan awal 30-an adalah saat yang tepat untuk memiliki rumah, karena Anda akan memiliki waktu setidaknya 10-20 tahun ke depan untuk melunasi seluruh pinjaman rumah.



    Situasi 2: Beli mobil

    Membeli mobil juga merupakan komitmen finansial yang besar. Pertimbangkan secara detail dan hati-hati tentang seberapa banyak uang yang berani dikeluarkan untuk membeli mobil, serta perubahan value mobil tersebut di masa depan.

    Cara hadapi: Salah satu aturan dasar untuk membeli mobil adalah dengan membayar cicilan selama tiga tahun. Jika tak mampu melunasi pembayaran ini, maka Anda tak mampu membelinya.

    Situasi 3: Punya anak

    Apakah lebih masuk akal untuk punya anak di usia 20-an agar dapat mengatasi segala biaya yang berhubungan dengan anak lebih awal, atau justru saat berusia 30-an di mana idealnya, Anda sudah mapan secara finansial?

    Cara hadapi: Bagi Anda di usia 20-an, hindari penggunaan kartu kredit secara berlebihan yang membuat Anda berhutang. Hutang secara berlebihan di masa muda dapat menghantui Anda ketika akan membangun keluarga di masa depan.

    Situasi 4: Asuransi

    Anak muda seringkali merasa tak akan memiliki masalah kesehatan untuk waktu yang lama. Tak ada salahnya untuk membeli asuransi sesuai dengan kebutuhan atau prioritas hidup.

    Cara hadapi: Selain memiliki asuransi jiwa, asuransi kesehatan dan lainnya, ada baiknya bila Anda juga menyiapkan dana darurat. Jangan samakan dana darurat dengan tabungan. Sebaiknya kedua hal ini dipisahkan. Disarankan untuk menyisihkan 10 persen dari penghasilan rutin tiap bulannya.

     

    (FOTO: TUNEDIN BY WESTEND61/SHUTTERSTOCK)