4 Waktu Terbaik untuk Minta Naik Gaji



  • Bekerja selama bertahun-tahun di suatu perusahaan membuat Anda sah-sah saja meminta kenaikan gaji di kantor. Simak empat cara berikut untuk membantu proses penawaran kenaikan gaji jadi lebih mudah. Selamat mencoba!

    Hindari hari Senin dan Jumat

    Salah satu peran penting yang menentukan diterima atau tidaknya permohonan kenaikan gaji adalah waktu. Hari Senin, Jumat, dan akhir bulan merupakan hari-hari yang dianggap kurang baik untuk pembicaraan soal kenaikan gaji. Hari-hari ini dianggap sebagai hari yang cukup menyibukkan bagi atasan karena pekerjaan mulai menumpuk. Memaksakannya hanya akan membuat permohonan Anda ditolak.



    Lakukan survei

    Satu hal penting yang harus Anda lakukan sebelum memohon kenaikan gaji adalah melakukan survei untuk melihat besar gaji di posisi Anda yang ada di perusahan lain. Dengan begitu, Anda tahu berapa “harga pasaran” yang ada. Hindari untuk bertanya dengan rekan sekantor karena gaji adalah hal sensitif. Selain itu, Anda juga harus menilai kinerja kerja diri sendiri, apakah memang sudah pantas untuk menerima gaji yang lebih besar. Ingat untuk tetap bersikap jujur dan obyektif.

    Mengerti kondisi keuangan kantor

    Bisa dibilang Anda harus pintar melihat situasi perusahaan. Jika finansial di tempat kerja sedang tidak baik, tentu akan sangat tidak etis untuk meminta kenaikan gaji. Namun, jika Anda merasa keberatan dengan beban kerja yang ada, tak ada salahnya untuk membicarakannya dengan atasan dan meminta keringanan.

    Fleksibel soal jumlah gaji

    Rahasia tawar-menawar demi keberhasilan permohonan Anda adalah dengan meminta gaji yang sedikit lebih tinggi dari jumlah gaji yang memang Anda inginkan. Misalnya Anda menginginkan kenaikan sekitar 5% dari gaji sekarang, sebaiknya Anda mengajukan sekitar 10% pada atasan. Hal ini membantu Anda terlihat fleksibel dan bisa menerima keputusan jika atasan memutuskan untuk menaikkan gaji lebih sedikit dari yang diajukan.

     

    (FOTO: GAUDILAB/SHUTTERSTOCK)