Mengenal Gejala dan Cara Mengatasi Panic Attack


  • Mengenal Gejala dan Cara Mengatasi Panic Attack
    (FOTO: STEPAN POPOV/SHUTTERSTOCK)

    Pernahkah Anda mendengar istilah panic attack? Serangan panik ini terjadi secara spontan dan tidak terprediksi, berbeda dengan anxiety attack atau kecemasan.

    Selama serangan panik berlangsung, sang penderita mengalami rasa takut yang luar biasa dan kehilangan kontrol tubuh serta pikiran. Beberapa penelitian memperkirakan munculnya panic attack adalah kombinasi kondisi biologis tubuh dan faktor eksternal seperti lingkungan atau masa lalu.

    Gejala serangan panik yang mungkin dapat membantu Anda mendeteksinya sejak dini adalah jantung berdebar kecang dan cepat, keringat dingin, gemetaran, dada terasa sesak dan sulit bernapas, leher serasa tercekik, rasa ketakutan yang luar biasa, dan mual.



    Lalu, bagaimana cara mengatasinya? Berikut adalah cara sederhana dan jangka panjang yang dapat Anda lakukan ketika serangan panik melanda.

    1. Dianjurkan untuk bernapas melalui kantong atau menutupi area mulut dan hidung dengan telapak tangan.

    2. Mencari tempat yang minim cahaya atau remang untuk menenangkan diri agar lebih rileks.

    3. Karena dapat berujung serangan jantung, Anda dapat membedakannya dengan melihat telapak tangan. Jika jari-jari masih berwarna merah muda artinya hanya serangan panik biasa, jika terdapat biru-biru di pinggiran kuku atau jari, bisa jadi pertanda serangan jantung.

    4. Membiasakan diri untuk berolahraga dan mengeluarkan keringat karena serangan panik bisa terjadi karena tubuh kelebihan energi namun tidak tersalurkan secara maksimal.

    5. Jika cara sederhana tersebut tidak berhasil, disarankan untuk menemui psikolog yang dapat memberikan terapi jiwa. Namun, jika panic attack sudah bertambah parah, maka perlu menemui psikiater yang dapat memberikan penanganan medis.