Sering Curhat di Sosial Media, Tanda Hubungan Hancur


  • Sering Curhat di Sosial Media, Tanda Hubungan Hancur
    (Foto: Dragon Images/Shutterstock)

    Tak ada hubungan yang selalu harmonis. Kenyataannya, pertengkaran justru bisa mempererat hubungan Anda dan pasangan. Namun, bukan berarti setiap pasang surut hubungan bisa Anda pajang di media sosial.

    Pertengkaran semalam karena pasangan lupa membeli galon air diunggah di Facebook atau bahkan saat pasangan memberikan tas mewah sebagai kado ulang tahun langsung diunggah di Path, lengkap dengan kutipan penuh motivasi.

    Ironisnya, hal ini justru akan memperburuk keadaan hubungan Anda dan pasangan. Berikut alasannya.

    Menjadi kebiasaan

    Mungkin Anda masih ragu saat pertama kali mengunggah status keluhan atau pamer di media sosial. Apakah posting-an ini akan mendapat like dan komen? Tapi setelah itu, Anda akan kecanduan dan bahkan tak bisa berhenti.

    Tidak semua orang peduli

    Sharing is caring. Tapi tak semua orang akan menghentikan kegiatannya hanya untuk membaca status Anda (dan memberikan respon). Kemungkinan besar mereka hanya melewatkan posting-an Anda tentang betapa hebatnya pasangan Anda selama ini. Malah, mungkin sebagian dari mereka mulai merasa jengah.

    Pikirkan perasaan pasangan

    Mungkin pasangan akan bangga jika Anda mengunggah status yang positif. Namun saat pertengkaran kecil seputar rumah tangga Anda mulai viral di media sosial, hal itu bukanlah sesuatu yang bisa dibanggakan. Bayangkan saja hampir semua teman Anda (dan rekan kerja) yang mengetahui masalah sepele dalam hubungan Anda.

    Keharmonisan hubungan terancam

    Jika pasangan akhirnya sudah tak tahan dengan kebiasaan buruk Anda ini, bukan tak mungkin ia akan mengakhiri hubungan. Jangan biarkan hal-hal sepele menghancurkan hubungan Anda. Mulailah menjadi dewasa dengan membuat batasan mana yang sebaiknya diunggah ke media sosial dan mana yang tidak.