Mitos Seputar Ukuran Penis



    •  Anda bisa menilai ukuran penis dari ukuran sepatunya

    Mitos ini awalnya berasal dari sebuah studi yang dilakukan di AS pada tahun 1993, dengan tema yang "meyakinkan" pula, yakni: "hubungan antara tinggi badan, ukuran penis, dan ukuran sepatu". Tapi pada akhirnya, korelasi tersebut sangat lemah dan tak bisa dibuktikan secara ilmiah. Jadi, jangan terburu senang dulu saat menyadari ukuran sepatu pasangan Anda sebesar 42 ke atas. Belum tentu ukuran tersebut menggambarkan besar-tidaknya senjata di balik celananya. Tapi, tentunya, ini kembali lagi ke preferensi Anda masing-masing mengenai ukuran yang tepat untuk Anda.

    • Pria berotot atau kekar memiliki ukuran penis lebih kecil

    Sebelum berpikir bahwa kesempatan Anda untuk bercinta dengan pria kekar seperti Chris Hemsworth atau Chris Evans (hey, a woman can dream) hilang karena khawatir ukuran "paketnya" tak sesuai harapan, ketahuilah bahwa penggunaan steroid yang banyak dihelat sebagai penyebab hadirnya otot-otot lengan dan perut six pack yang super yummy itu tak memiliki hubungan langsung dengan mengecilnya ukuran penis. Penis akan mengecil saat seorang pria kehilangan hasrat seksual, namun jika ditambah dengan penggunaan steroid maka akan menambah kemungkinan terjadinya disfungsi ereksi dan impotensi.

     

    (TEKS: ANGGITA DWINDA / FOTO: DOK. HER WORLD)