Alasan Anda Harus Bohong Dalam Hubungan



  • Berikut ini adalah beberapa situasi di mana it's absolutely okay untuk tidak menyatakan hal sebenarnya atau 100 persen jujur pada pasangan, guna menghindari konflik yang tak diperlukan:

    • Saat ia bertanya tentang mantan pacar

    Rasa ingin tahu tentang masa lalu pasangan adalah hal yang normal, apalagi dalam tahap awal hubungan Anda. Tapi, apakah si dia harus tahu segala detail tentang mantan Anda si pengacara tampan yang pintar mengambil hati orangtua Anda? Nope. Sah-sah saja bila Anda menyebutkan nama dan berapa lama Anda pacaran dengan mantan tersebut, serta alasan Anda putus dengannya (hal terakhir ini penting untuk digarisbawahi). Saat Anda mulai mengemukakan terlalu banyak detail tentang si mantan, biasanya hal tersebut akan menimbulkan rasa cemburu dan insecure dari pasangan.

    • Saat Anda menaksir orang lain

    Saat Anda sudah berada dalam hubungan serius, bukan tidak mungkin Anda akan menaksir orang lain. Hey, crushes happen, even tiny ones... dan itu bukanlah hal yang buruk. Bahkan, yakinlah bahwa pasangan juga melakukan hal sama. Bedanya dalam kasus ini adalah, Anda sama-sama tahu bahwa ketertarikan Anda pada orang lain tidak mengancam hubungan Anda berdua. Hanya saja, bukan berarti lantas Anda harus membicarakan tentang orang ini bersama pasangan, it's just weird.

    • Saat Anda tak suka dengan teman-temannya

    Anda tentu familier kan, dengan ungkapan "bros before hoes"? Meski terkesan main-main, tapi ketahuilah bahwa para pria menanggapinya dengan serius. Jangan pernah menjelek-jelekkan teman-temannya, kecuali saat mereka secara terang-terangan bersikap kasar atau mencoba mendekati Anda. Lagipula, mungkin saja ia juga sebenarnya tak menyukai beberapa teman terdekat Anda. It's okay, karena tak semua teman bisa dipaksa untuk cocok dengan pasangan, begitu pun sebaliknya. Sebaiknya, tahan saja perasaan Anda. Toh, Anda juga tak bertemu setiap hari dengan teman-temannya.

    • Saat Anda tak suka dengan hadiah darinya

    Memang menyebalkan saat Anda mendapatkan hadiah yang tak Anda sukai, tapi tentu Anda tak mau menyakiti perasaan si dia yang (mungkin) telah berusaha sepenuh hati untuk menyenangkan hati Anda. Sebaiknya, ingatlah bahwa yang terpenting adalah niat baiknya, dan ucapkanlah terima kasih dengan sungguh-sungguh. Ia tentu akan mengapresiasi reaksi Anda dan akan berusaha lebih keras lagi untuk hadiah berikutnya.

     

    (TEKS: ANGGITA DWINDA / FOTO: BERBAGAI SUMBER)

  • Our Digital Cover




    Latest Issue Her World Velove Vexia Cover April 2022
    Grab it Now!



 

Related Articles