Mitos Seputar Injeksi Wajah



  • 1. Botox

    Mitos: Jenis injeksi ini dapat membuat wajah menjadi kaku dan tidak bisa bereskpresi dengan bebas.

    Fakta: Botox digunakan untuk menyamarkan kerutan di area dahi, smile lines dan garis halus di antara kedua mata. Kini botox terbuat dari berbagai bahan yang aman bagi kulit dan tubuh. Dengan teknik injeksi yang tepat, manfaat botox didapat secara maksimal tanpa menghilangkan kemampuan wajah untuk bereskpresi.



    2. Juvéderm dan Restylane

    Mitos: Jika cairan hyaluronic acid ini disuntikkan terlalu dekat dengan permukaan dapat menyebabkan tekstur yang tidak rata.

    Fakta: Dua jenis injeksi ini awalnya berfungsi mengisi kekosongan di area bawah mata dan lekukan hidung hingga bibir. Tekstur tidak rata dan benjolan halus hanya akan muncul jika injeksi dilakukan dengan teknik yang salah.

    3. Belotero

    Mitos: Terobosan terbaru di dunia kecantikan ini tidak dilengkapi dengan lidocaine painkiller sehingga dapat menimbulkan rasa sakit yang cukup intens.

    Fakta: Belotero adalah cairan hyaluronic acid filler dengan tekstur ekstra ringan. Jenis injeksi ini memang relatif lebih sakit, namun efektif menyamarkan garis halus terutama di sekitar bibir dan tidak memberi nuansa kebiruan pada wajah.

     

    (TEKS: ARIFA MALIK / FOTO: BERBAGAI SUMBER)



 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below