Branding Diri Sendiri? Bisa!



  • ARE YOU BEING YOUR BEST SELF?

    Sekilas, pertanyaan tersebut akan mengingatkan Anda pada buku-buku self-help yang (mungkin) pernah Anda baca. Sebaliknya, pemikiran ini harusnya terus berada dalam pikiran Anda sebagai pribadi yang selalu ingin menggali potensi dalam diri dan termotivasi untuk move forward. Dalam dunia profesional pun, salah satu kunci kesuksesan terletak pada kemampuan Anda untuk terus mengolah nilai jual Anda, dan lebih penting lagI, meyakinkan calon employer serta para kolega akan kredibilitas Anda.

    APA ARTI PERSONAL BRANDING?



    Jika sebelumnya praktek "memasarkan diri dan karier" lebih berdasarkan pada teknik manajemen self-help improvement, konsep personal branding lebih menekankan bahwa kesuksesan datang dari self-packaging.

    Berdasarkan jati diri yang unik, setiap individu dapat membangun brand-nya secara solid sehingga bergaung di kalangan yang ingin disasar. Langkah ini mengadopsi ilmu marketing dalam membangun brand personal, seperti halnya membangun brand produk.

    PRO-KONTRA PERSONAL BRANDING

    Pro > Agar setiap komunikasi serta langkah-langkah yang dilakukan dapat mempercepat seseorang meraih tujuannya baik dalam karier, bisnis, maupun sosial.

    Kontra > Personal branding sering dicap sebagai sebuah bentuk kesombongan karena memfokuskan perihal diri sendiri secara berlebihan. Sebenarnya ini tergantung dari karakter seseorang, personal branding dapat dibangun tanpa meninggalkan kesa arogan.

    KUNCI PERSONAL BRANDING YANG BAIK

    Autentik, membangun dan mengkomunikasikan brand secara konsisten, jelas, dan memberikan pengaruh positif terhadap orang lain

     

    (TEKS: ANGGITA DWINDA / FOTO DOK. HER WORLD)



 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below