Canda Tua dan Muda, Kolaborasi Penari Beda Generasi



  • Dalam rangka memperingati ulang tahun yang kedua, Galeri Indonesia Kaya mempersembahkan rangkaian pertunjukan yang mengangkat kolaborasi dua generasi, yang berlangsung setiap hari kecuali Senin, dari 3-10 Oktober 2015 di Auditorium Galeri Indonesia Kaya.

    Pada pertunjukannya kali ini, Galeri Indonesia Kaya menampilkan tari kolaborasi antara penari legendaris Didik Nini Thowok dan penari muda Mila Rosinta. Didik Nini Thowok yang bernama asli Didik Hadiprayitno dikenal luas di Indonesia sebagai pemrakarsa gaya tari yang unik dengan menggabungkan unsur tari klasik, folk, serta tarian modern. Ia juga salah satu dari beberapa seniman yang melanjutkan tradisi lama "Traditional Cross Gender" dalam bentuk tarian. Namanya sebagai salah satu maestro tari dikenal luas di dunia tari Indonesia maupun internasional karena prestasinya yang luar biasa dalam tarian tradisional dari berbagai daerah di Indonesia.

    Sedangkan Mila Rosinta Totoatmojo sudah menari sejak kecil, dan akhirnya memutuskan mendalami ilmu tari dan belajar lebih banyak tentang bagaimana menciptakan tari, memperdalam tradisi Jawa dan belajar tari tradisi Jawa. Hingga saat ini membuat puluhan karya baik tradisi hingga kontemporer yang selalu tidak terlepas dari nilai-nilai budaya Indonesia dan karyanya sudah dipentaskan didalam maupun luar negeri. Penampilan kedua seniman beda generasi ini menceritakan dinamika hubungan generasi tua dan generasi muda dalam kehidupan sehari-hari. Melalui gerakan tari yang menghibur dan dibalut dengan komedi segar ala Didi Ninik Thowok, cerita Canda Tua dan Muda dipaparkan secara gamblang dan mengundang tawa penikmat seni.



    Adegan dibuka dengan penampilan Mila Rosinta yang membawakan Sang Kaca Rasa. Penampilannya yang memukau para penikmat seni dilanjutkan oleh Didik Nini Thowok dengan Dwimuka Jali. Dengan keluwesannya di atas panggung, Didik Nini Thowok dan Mila Rosinta bercerita tentang realita generasi muda yang kadang sok tahu dan yang tua sok merasa muda. Dengan alur cerita yang apik, penikmat seni diajak mengikuti alur bagaimana kedua generasi ini harus bekerja sama atau malah bersaing dalam kehidupan sehari-hari.

    “Bangga rasanya bisa tampil di hadapan para penikmat seni di Galeri Indonesia Kaya ini yang memadukan budaya dengan unsur kekinian sehingga memberikan suatu pertunjukan yang segar dan menarik generasi muda. Saya senang diberi kesempatan untuk turut ambil bagian dalam rangkaian perayaan ulang tahun Galeri Indonesia Kaya ini sekaligus menampilkan realita hubungan dua generasi, yakni generasi tua dan muda melalui pertunjukan tari yang merupakan bagian dari kekayaan budaya Indonesia,” ujar Didi Ninik Thowok.

     

    (TEKS: DEBORA TOBING / FOTO: DOK. GALERI INDONESIA KAYA)