Umbar Kemesraan di Media Sosial, Baik atau Buruk?



  • Segala yang diunduh di media sosial bukan hanya akan dikonsumsi publik, tapi juga bersifat semi permanen dan dari situlah persepsi atau reputasi pencitraan seseorang akan terbentuk. Menurut Scott H. Becker, Associate Director dan Licensed Clinical Psychologist dari MSU Counseling Center, PDA virtual bisa berbahaya untuk hubungan antarpasangan itu sendiri. "Fakta bahwa informasi personal yang diumbar ke publik bisa menyakiti perasaan pasangan atau menjadi pengkhianatan kecil bagi pasangannya," ujar Scott. Meski komentar Scott ini terdengar agak berlebihan, tapi ini benar adanya, karena tidak semua pasangan mempunyai batasan yang sama ketika berbicara tentang "keterbukaan akan detail percintaan" pada publik. Ini bisa memicu terjadinya kesalahpahaman antarpasangan, hanya karena Anda berdua tidak sepaham akan keterbukaan ini.

    Namun, di balik segala antipati akan hal ini, ternyata masih ada sedikit sisi positif dari umbar kemesraan di medsos. Studi terbaru dari Haverford College, Pennsylvania mengatakan bahwa Journal of Personality and Social Psychology menemukan bahwa pasangan yang lebih sering berdua dan sering mengunduh foto aktivitas berdua cenderung mempunya kepuasan, intimasi, dan komitmen lebih tinggi dalam hubungannya. Time to order that selfie stick.

     

    (TEKS: ANDHINI PUTERI / FOTO: DOK. THINKSTOCK)


 

Related Articles