Tanaman Liar Ternyata Aman Dikonsumsi



  • Sesuai namanya, tanaman liar bernutrisi merupakan jenis tanaman yang tumbuh dengan liar, tidak dibudidayakan, namun memiliki kandungan nutrisi yang baik bagi tubuh manusia. Tanaman-tanaman ini dianggap tidak memiliki nilai jual sehingga sedikit sekali studi mendalam yang membahas soal kandungan nutrisi di dalamnya. Akibatnya, sebagian besar dari kita tidak tahu bahwa banyak sekali alternatif sayuran dan buah-buahan lokal yang bisa dimakan serta didapat dengan mudah. Ya, banyak sekali tanaman liar yang menyimpan kandungan nutrisi tinggi, bahkan bisa setara dengan daging sapi dan salmon, lho!

    Penemuan unik ini membuat her world ingin membahas lebih jauh tentang jenis-jenis tanaman liar bernutrisi yang rasanya sangat penting untuk diketahui masyarakat luas. Demi mendapatkan penjelasan yang lebih dalam, her world berhasil mewawancara pemberdaya tanaman liar, Hayu Dyah Patria.

    Tanaman liar memang bukan bahan pangan yang biasa dikonsumsi. Anda pun pasti bertanya bagaimana cara memasak tanaman liar bernutrisi hingga akhirnya aman untuk dikonsumsi? Sebenarnya setiap tanaman memiliki karakteristik bahan yang berbeda. Ada yang enak dikonsumsi secara mentah, ada juga yang membutuhkan perlakuan khusus seperti daun kastuba yang mengandung banyak getah. Namun sebenarnya Anda tetap bisa mengolahnya seperti sayuran pada umumnya.



    Kelebihan lain dari tanaman liar bernutrisi ini adalah tingkat resistensi yang tinggi karena mereka sudah terbiasa hidup dalam kondisi keras. Tanaman-tanaman ini bisa ditemukan dimana saja, baik di pinggir trotoar ataupun sungai, sehingga membuat mereka mudah beradaptasi dengan perubahan. Kini, banyak ilmuwan yang mengembangan teknologi transgenik untuk menghasilkan tanaman pangan yang tahan terhadap hama atau tahan terhadap air asin. Namun tahukah Anda, sudah sejak ratusan tahun masyarakat di Sulawesi Selatan memiliki padi liar yang bisa tumbuh di air asin? Begitu juga tanaman-tanaman liar bernutrisi lainnya. Mereka mampu memenuhi kebutuhan nutrisi Anda tanpa perlu perawatan yang rumit.

    Indonesia memiliki segudang tanaman liar bernutrisi yang aman dikonsumsi. Namun karena budaya pertanian serta budaya foraging yang mulai ditinggalkan, kita dan generasi muda selanjutnya seakan kehilangan pengetahuan tentang itu. Kita seolah teralu bergantung pada satu atau beberapa jenis tanaman saja untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.

    Pertanyaan selanjutnya pun muncul. Apakah tanaman liar bernutrisi benar-benar aman untuk dikonsumsi? Atau apakah sebaiknya hanya bisa digunakan sebagai pelengkap? Sejujurnya, aman-aman saja. Bayangkan, satu genggam daun kelor memiliki kandungan vitamin A sebanyak 7564 IU yang memenuhi kebutuhan 252% vitamin A yang dibutuhkan tubuh dalam satu hari. Bahkan di Maluku ada satu jenis pisang lokal berwarna merah oranye, biasa disebut dengan pisang tongkat langit, yang memiliki kandungan vitamin A tinggi, di saat berbagai ilmuwan berlomba menciptakan beras dengan kandungan vitamin A tinggi melalui teknologi transgenik. Kuncinya, kita butuh teknologi transgenik yang mahal untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh. Kita hanya perlu sadar dengan keadaan pertanian lokal, serta berani mengonsumsi makanan yang beragam, dan tidak menggantungkan kualitas makanan ke beberapa jenis makanan saja.

     

    (TEKS: KIKI RIAMA PRISKILA / FOTO: BERBAGAI SUMBER)




  • Our Digital Cover




    Latest Issue Her World Velove Vexia Cover April 2022
    Grab it Now!



 

Related Articles

Tanaman Liar Ternyata Aman Dikonsumsi

Tanaman Liar Ternyata Aman Dikonsumsi

oleh Kiki Riama Priskila

Kenali Tanaman Liar Berbahaya

Kenali Tanaman Liar Berbahaya

oleh Kiki Riama Priskila

Advertisement - Continue Reading Below