Tanda Anda Harus Mengakhiri Hubungan



  • 1. Pertanyaan untuk "putus" terus muncul dalam pikiran Anda.

    Merupakan hal lumrah jika mengevaluasi hubungan ketika Anda dan pasangan sedang dalam fase kritikal. Tapi jangan abaikan "rengekan"  yang terus-menerus muncul dari dalam benak Anda. Sebab bisa jadi itu adalah sesuatu yang memang Anda inginkan atau mungkin butuhkan.

    2. Orang-orang terdekat Anda menunjukan kekhawatiran.

    Kadang orang lain memang lebih jeli memberikan penilaian ketimbang diri sendiri. Jika ternyata hampir semua orang terdekat Anda mengutarakan kekhawatiran mereka akan hubungan Anda, bisa jadi mungkin hubungan Anda memang bermasalah hingga bahkan orang lain pun dapat melihatnya.

    3. Kondisi emosional pasangan Anda tidak menentu.

    Ada saatnya pasangan bersikap sangat manis kepada Anda, namun di lain waktu ia begitu meledak-ledak ketika Anda lupa mengirimkan pesan singkat di pagi hari. Paranoid, over-protektif, dan moody adalah hal yang Anda anggap wajar jika ia melakukannya. Anda tidak bisa menegurnya, dan hanya bisa pasrah dengan kondisi emosionalnya. Jika terjebak dengan pasangan seperti ini, hal terbaik dan pintar yang dapat Anda lakukan adalah keluar dari hubungan ini.

    4. Anda dan pasangan tidak dapat menyelesaikan masalah.

    Saat menghadapi masalah, yang Anda berdua lakukan hanyalah berargumentasi habis-habisan tanpa pernah benar-benar diselesaikan sampai tuntas. Atau sebaliknya, Anda berdua hanya mendiamkan masalah tersebut dan berharap akan selesai sendirinya. Ini tidak sehat. Anda harus mulai belajar mencari solusi terhadap masalah, bukan sekadar memperdebatkannya atau malah mendiamkan. JIka tetap tidak bisa, mungkin inilah saatnya untuk mengakhiri hubungan.

     

    (TEKS: CINDY EGIFANIA / FOTO: BERBAGAI SUMBER)

     

  • Our Digital Cover




    Latest Issue Her World Marsha Timothy April 2021
    Grab it Now!



 

Related Articles